Monday, February 6, 2012
Penjualan Smartphone Kalahkan PC
Perkembangan smartphone yang begitu gencar, telah membuatnya melampaui jumlah pengiriman Personal Computer (PC), seperti desktop laptop maupun tablet.
Seperti penelitian yang telah dilakukan oleh biro riset Canalys tahun 2011 lalu, vendor smartphone telah mengirimkan 488 juta unit yang melampaui jumlah perangkat PC sebesar 415 juta. Pengiriman smartphone ini tumbuh sebesar 62,7 persen dibandingkan tahun 2010.
"Dalam waktu beberapa tahun, smartphone telah tumbuh dari segmen produk high-end, untuk kemudian menjadi produk dengan proposisi massal", ujar Chris Jones selaku analis Canalys. Jones menambahkan, pengiriman smartphone ini telah melampaui PC secara signifikan.
Beberapa vendor smartphone dengan jumlah pengiriman terbanyak, diantaranya Apple sebesar 93,1 juta unit, dan Samsung sebesar 91,9 juta unit.
Symbian menempati urutan ketiga pada platform smartphone dengan pengiriman sejumlah 80,1 juta unit (16,4 persen), pangsa pasar Blackberry OS (RIM) sebesar 51,4 juta unit (10,5 persen), Windows Phone (Microsoft) sebesar 6,8 juta unit (1,4 persen) dan sistem operasi smartphone lainnya sebesar 5,4 juta unit (1,1 persen).
Untuk Ponsel Android, meraih lebih dari setengah pasar smartphone pada kuartal keempat, ketika 81,9 juta unit handset menjalankan operasi sistem mobile Google, dengan presentase sebesar 51,6 persen dari pangsa pasar.
Sementara itu, larisnya tablet seperti iPad menjadi salah satu pendorong bagi penjualan PC dengan total unit yang terjual sebesar 63,2 juta. Sedangkan, netbook mengalami penurunan 25,3 persen dibandingkan tahun 2010 dengan jumlah pengiriman sebesar 29,4 juta unit. Penjualan Smartphone Kalahkan PC
Konsep Ponsel Android Dari Bambu
Konsep Ponsel Android Dari Bambu. Merasa bosan dengan kurangnya variasi pada desain smartphone, seorang mahasiswa Inggris hadir dengan desainnya sendiri. Mahasiswa ini membuat ponsel berbasis OS Android yang terbuat dari bambu.
Kieron-Scott Woodhouse, seorang mahasiwa Middlesex University yang baru-baru ini menjadi sorotan dengan konsep ponsel dengan casing yang dipahat dari sebuah bambu. Alhasil setelah menghadirkan ide ponselnya tersebut di internet, Woothouse mengaku terkejut ketika dihubungi oleh pengusaha teknologi yang ingin membuat ponsel tersebut menjadi kenyataan.
Disebut sebagai ADzero, casing ponsel tersebut menggabungkan bambu yang ditumbuhkan secara organik dan diberikan perlakuan khusus untuk meningkatkan daya tahannya.
Meskipun begitu, Woodhouse mengakui bahwa bambu merupakan bahan yang aneh untuk digunakan pada ponsel.
"Tapi itu (bambu) sebenarnya sangat kuat dan sangat tahan lama, kualitas yang sempurna untuk jenis aplikasi," ujar Woodhouse, seperti dilansir Digital Trends.
Sampai saat ini tidak terlalu banyak diketahui spesifikasi yang dimiliki oleh ADzero, meskipun Woodhouse mengklaim beratnya hanya setengah dari iPhone besutan Apple, juga memiliki layar lebih besar dan didukung sistem operasi Android.
Cina, awalnya dipilih sebagai negara pertama ponsel unik ini akan diluncurkan, tapi melihat sambutan yang baik saat pameran desain di London, akhirnya diputuskan bahwa Inggris akan menjadi yang pertama menyambut kehadiran ADzero.
Wednesday, February 1, 2012
Kebijakan Baru Google Terhadap Blogger
Kebijakan Baru Google Terhadap Blogger. Bagi Anda para blogger mania, ada kebijakan baru yang diterapkan Google terhadap Blogger ini sedikit banyak mungkin akan berpengaruh pada trafik blog Anda. Entah itu berpengaruh positif, ataupun negatif, yang jelas Kebijakan tersebut bisa berpengaruh pada blog anda!
Google tampaknya memiliki trik tersendiri dalam menghadapi sensor konten universal. Anda mungkin sudah terbiasa menemukan, biasanya Anda mencoba untuk mengakses Google.com pada browser, namun yang muncul justru situs Google.co.id, bukan?
Nah, dalam beberapa waktu kedepan, situs Blogger milik Google, akan mulai mengarahkan penggunanya kepada situs blog sesuai dengan negara pengguna masing-masing, berikut seperti yang diberitakan Mashable. Pengguna yang mencoba mengakses situs blog asing (diluar negara asalnya), mereka akan diarahkan ke situs-situs blog yang memiliki domain sesuai dengan negara asal mereka.
“Dalam beberapa minggu kedepan, Anda mungkin menemukan bahwa URL blog yang Anda baca telah diarahkan ke country-code top level domain, atau “ccTLD”. Sebagai contoh, jika Anda berada di Australia dan sedang mengakses [namablog].blogspot.com, Anda mungkin diarahkan ke [namablog].blogspot.com.au. Sebuah ccTLD, jika muncul, terhubung dengan negara dimana pembaca saat itu berada”.
Solusinya, jika Anda ingin mengunjungi situs blog yang tidak terpengaruh ccTLD tadi, Anda dapat mengakses ke google.com/ncr (NCR adalah singkatan dari “no country redirect”). Kode ini menempatkan sebuah cookie temporer yang sementara dapat mencegah pengalihan situs secara geografis.
Bagi Anda yang menjalankan situs blog berbasis nasional, tentu saja hal ini bisa membantu meningkatkan trafik situs Anda. Karena beberapa pengguna yang mencoba mengakses konten serupa, dengan alamat domain luar negeri, mungkin justru akan diarahkan ke situs Anda.
Akan tetapi jika situs blog Anda berskala internasional, tampaknya hal ini akan jadi hambatan, karena besar kemungkinan situs Anda akan terhambat aksesnya oleh pengguna di luar negeri.
Nah, bagaimana menurut Anda dengan kebijakan Google ini? Siap dengan kebijakannya!
Kebijakan Baru Google Terhadap Blogger
Kebijakan Baru Google Terhadap Blogger
FBI Siap Gempur Situs Jejaring Sosial
Belum selesai masalah mengenai SOPA dan PIPA sebagai rancangan undang-undang yang melakukan sensor terhadap internet, atau dengan adanya ACTA yang diperkirakan juga memiliki dampak yang mirip-mirip, kini ada lagi bakal masalah yang mungkin bisa semakin mengancam kebebasan internet anda.
Kali ini bukan sebuah rancangan undang-undang, melainkan sebuah kebijakan FBI, di mana FBI berencana membuat aplikasi yang bisa memonitor kegiatan kita di jejaring sosial. Itu artinya segala bentuk post di Facebook, tweet di Twitter, dan sebagainya akan dipantau oleh FBI. Meski begini, belum jelas juga apakah yang dimonitor hanya post atau tweet atau konten di seputar AS saja atau di seluruh dunia.
Maka dari itu, FBI sekarang mencari developer yang bisa membuatkan aplikasi yang memiliki fungsi tersebut. Setidaknya ada empat aspek yang dijadikan patokan oleh FBI, yaitu:
1. Aplikasi tersebut bisa memonitor keyword dan pengguna dari jejaring sosial tertentuMudah Mudahan saja FBI mencabut kebijakannya!.
2. Sistem pemberitahuan (layaknya notifikasi di Facebook)
3. Pencarian konten berdasarkan lokasi
4. Integrasi dengan layanan peta (contoh: Google Maps)
Umur Windows XP Tinggal Dua Tahun Lagi
Umur Windows XP Tinggal Dua Tahun Lagi. Nama Windows XP urung terdengar geliatnya pada tahun lalu. Kedigdayaannya seakan tenggelam dengan angkuhnya Windows 7 yang laris manis di pasaran, serta mempesonanya Windows 8 yang menunjukkan taringnya pada publik dunia.
Jika Anda menganggap usia Windows XP sudah usang dan layak untuk ditutup, maka persepsi Anda salah.
Windows XP masih menjadi sistem operasi populer di dunia. Microsoft masih mendukung keberadaan Windows XP. Meski sistem operasi ini telah diluncurkan lebih dari satu dekade lalu.
Bahkan Window XP unggul tipis dengan Windows 7. Di komputer global dunia, Windows XP memimpin pasar sebesar 46,52 % hanya menang tipis dari Windows 7 yang mendominasi 36,99 %.
Namun tentu saja Windows XP tetap memiliki usia dan masa kadaluarsa. Baru-baru ini Microsoft merilis kabar jika mereka tidak akan mendukung pada dua tahun kedepan.
Atau tepatnya pengguna Windows Xp memiliki tenggat 798 hari untuk segera beralih OS modern.
“Dibutuhkan 18 – 24 bulan untuk merencanakan dan menggunakan sistem operasi baru. Jika Anda belum mulai berencana untuk bermigrasi Windows XP ke OS modern,” papar pihak Microsoft pada siaran pers TNW.
Apakah Anda siap untuk bermigrasi ke OS baru dan meninggalkan Windows XP? jawabannya pasti terasa berat ya...
Google Dan Facebook Bergabung Memerangi Phishing
Bagaimana Anda mengetahui jika sebuah email bersumber dari pengirim yang terpecaya dan bukanlah sebuah spammer yang berharap untuk mencuri informasi pribadi Anda? Problematika ini sekarang tengah diusung oleh beberapa perusahaan teknologi besar. Penipuan email phising biasanya mengecoh orang untuk memberikan password atau rincian pribadi. Dan mereka sekarang bergabung untuk memerangi masalah tersebut. contohnya Google dan Facebook, kedua perusahaan terbesar itu akan bergabung untuk menggempur Phishing....
Melalui sebuah organisasi baru yang dikenal sebagai DMARC.org (Domain-based Message Authentication, Reporting and Conformance), perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, Yahoo, dan PayPal telah membuat sebuah protokol standar yang akan digunakan untuk memindai keaslian email. Dan kini 15 penyedia layanan email telah menandatangani protokol tersebut.
“Email phishing menipu jutaan orang dan perusahaan kami setiap tahun. Akibatnya sangat besar. Seperti hilangnya kepercayaan konsumen dalam email konsumen pelanggan secara menyeluruh,” papar Brett McDowell, ketua DMARC.org merangkap Manajer Senior Inisiatif Keamanan Pelanggan di PayPal pada siaran pers PCMag.
Dengan DMARC, maka penyedia layanan email besar dapat memastikan bahwa email yang sedang dikirim tersebut diakui oleh penyedia email seperti Google mail atau Gmail. Apabila email ini terindikasi palsu maka penyedia email dapat menolak pesan yang sedang ditujikan di alamat pengirim.
“Google telah aktif dalam kepemimpinan kelompok DMARC selama hampir dua tahun. Tapi sekarang perusahaan-perusahaan lain seperti Facebook telah bergabung untuk berjuang bersama menghadapi phishing,” tulis Adam Dawes, manajer produk Google dalam postingan blog-nya.
Dengan standar DMARC maka akan membantu perusahaan lebih jelas untuk membedakan mana pesan yang sah dan yang tidak sah. Sehingga mereka dapat mengurangi overhead pemrosesan mereka sementara mencegah lebih banyak spam dan pesan phishing dari inbox yang menyerang konsumen.
Saturday, January 28, 2012
Siapakah Pendiri Yahoo?
Siapakah Pendiri Yahoo?. Bagi para peselancar dunia maya, pasti kenal situs www.yahoo.com, salah satu situs terbesar di Internet. Kini lewat http://www.yahoo.com, para penikmat dunia maya bisa melakukan berbagai hal seperti mencari berita, mendengarkan musik, berkirim e-mail, menyimpan blog, bermain game online, atau ngobrol lewat Yahoo! Messenger (YM), dan banyak lagi fitur lainnnya. Bahkan komunitas pengguna e-mail di seluruh dunia, lebih banyak menggunakan Yahoo sebagai alat komunikasi mereka. Padahal, salah satu hal yang paling populer dari Yahoo!, sekaligus mempopulerkan situs ini adalah sebagai search engine atau mesin pencari yang handal. Jika bicara kepopuleran dan kesuksesan situs Yahoo, tentunya tak bisa lepas dari tangan seorang pria berkebangsaan Taiwan bernama Jerry Yang. Dialah salah seorang pendiri sekaligus pemimpin dari Yahoo!.
Jerry Yang dilahirkan pada tahun 1968 di Taipei, Taiwan, dengan nama Yang Chih Yuan. Pada umur 10 tahun, ia hanyalah seorang imigran dari Taiwan. Bersama ibu dan adiknya, mereka hijrah dan menetap di San Jose California, Amerika Serikat. Ayahnya sudah meninggal pada saat ia baru berumur dua tahun. Saat dia pertama masuk sekolah di San Jose, dia hanya memiliki satu kosakata bahasa Inggris, shoe (sepatu). Ketika menginjak dewasa, Yang kuliah di Stanford Universiry pada tahun 1990, dan mendapatkan gelar sarjana muda dan master dalam waktu 4 tahun. Pada akhir tahun 1993, Jerry melanjutkan pendidikan program Ph.D. di Electrical Engineering Stanford University.
Di sana, Jerry Yang berkenalan dengan teman sekampusnya David Filo. Lewat pertemanan bersama David Filo, Jerry Yang mulai menyukai kegiatan surfing di internet, hingga menghabiskan waktunya berjam-jam berada di depan komputer. Akibatnya, aktivitas belajar mereka terbengkalai. Pada saat melakukan kegiatan surfing, mereka sering kesulitan mencari sesuatu yang mereka butuhkan di dunia maya ini. Maka pada bulan Februari 1994, mereka mulai rajin mengumpulkan link-link dengan membuat indeks atas situs-situs web favoritnya.
Di sana, Jerry Yang berkenalan dengan teman sekampusnya David Filo. Lewat pertemanan bersama David Filo, Jerry Yang mulai menyukai kegiatan surfing di internet, hingga menghabiskan waktunya berjam-jam berada di depan komputer. Akibatnya, aktivitas belajar mereka terbengkalai. Pada saat melakukan kegiatan surfing, mereka sering kesulitan mencari sesuatu yang mereka butuhkan di dunia maya ini. Maka pada bulan Februari 1994, mereka mulai rajin mengumpulkan link-link dengan membuat indeks atas situs-situs web favoritnya.
Sejarah Yahoo :
Kegiatan ini mereka lakukan di trailer di kampus Stanford University. Dalam waktu singkat, mereka telah lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat link-link situs favorit dari pada membuat desertasi program doktor yang tengah mereka tempuh. Akhirnya, list berupa link dari situs yang telah mereka temukan yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak, sehingga mereka membaginya menjadi kategori-ketegori. Saat kategori-kategori itu pun tidak memenuhi, dibuat juga sub-subkategori. Itulah awal mula lahirnya konsep dari pembuatan Yahoo!.
Pada saat pertama kali dibuat, mereka memberi nama situsnya Jerry`s Guide to the World Wide Web, tetapi nama tersebut terlalu panjang untuk nama sebuah situs. Kemudian setelah mencari nama yang dianggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan untuk menggunakan nama Yahoo, yang merupakan singkatan dari yet another hierarchical oficious oracle. Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di internet atau search engine. Pada awalnya, mereka menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Namun, ternyata mereka kemudian menyadari bahwa indeks situs yang mereka susun dapat digunakan oleh orang lain sebagai titik pijak pertama menyusur situs web.
Pada saat pertama kali dibuat, mereka memberi nama situsnya Jerry`s Guide to the World Wide Web, tetapi nama tersebut terlalu panjang untuk nama sebuah situs. Kemudian setelah mencari nama yang dianggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan untuk menggunakan nama Yahoo, yang merupakan singkatan dari yet another hierarchical oficious oracle. Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di internet atau search engine. Pada awalnya, mereka menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Namun, ternyata mereka kemudian menyadari bahwa indeks situs yang mereka susun dapat digunakan oleh orang lain sebagai titik pijak pertama menyusur situs web.
Pengunjung situs ini pun makin banyak dan mendapat sambutan luar biasa oleh pengguna Internet. Mengetahui banyak orang yang mengakses Yahoo!, maka jadilah mereka membuatnya menjadi database yang teratur dan mengembangkan semacam software mesin pencari untuk menjalankannya. Karena belum ada modal, mereka memanfaatkan komputer-komputer milik universitas untuk kegiatan ini. Data disimpan di komputer Jerry Yang yang mempunyai nickname "Akebono". Sedang mesin pencari ditempatkan di komputer David Filo yang ber-nickname"Konishiki". Kedua nickname tersebut diambil dari nama-nama pegulat terkenal Hawaii pujaan mereka.
Pada musim gugur tahun 1994, situs mereka mulai mendapatkan rekor hit sebanyak 1 juta pengunjung per hari. Itulah yang membuat infrastruktur jaringan komputer di universitas terbebani traffic yang besar. Tak heran jika para pejabat universitas meminta keduanya untuk menyewa server (hosting) di luar untuk menjalankan "bisnis" mereka itu, agar lebih leluasa lagi. Kini, Yahoo! telah menjadi perusahaan dunia yang bergerak di bidang komunikasi, komersial, dan media berbasis internet. Setiap bulannya ada 232 juta pengguna Internet di seluruh dunia yang menggunakan jasa pelayanan Yahoo!, mulai dari mesin pencari, portal, e-mail gratis, bisnis online, sampai pembuatan dan penyewaan tempat situs.
Pada musim gugur tahun 1994, situs mereka mulai mendapatkan rekor hit sebanyak 1 juta pengunjung per hari. Itulah yang membuat infrastruktur jaringan komputer di universitas terbebani traffic yang besar. Tak heran jika para pejabat universitas meminta keduanya untuk menyewa server (hosting) di luar untuk menjalankan "bisnis" mereka itu, agar lebih leluasa lagi. Kini, Yahoo! telah menjadi perusahaan dunia yang bergerak di bidang komunikasi, komersial, dan media berbasis internet. Setiap bulannya ada 232 juta pengguna Internet di seluruh dunia yang menggunakan jasa pelayanan Yahoo!, mulai dari mesin pencari, portal, e-mail gratis, bisnis online, sampai pembuatan dan penyewaan tempat situs.
Jaringan Yahoo! yang berkantor pusat di Sunnyvale, California, AS ini sudah berdiri di 25 lokasi yang tersebar di benua Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada, dan tentu saja Amerika Serikat. Hasilnya keuntungan besar pun dihasilkan oleh Jerry Yang bersama Yahoo! Yang menjadikan seorang imigran Taiwan tersebut menjadi seorang miliarder. Menurut Fortune.com, kekayaan pria dengan nama asli Yang Chih-Yuan ini pada tahun 2000 sekitar 5,85 miliar dolar AS. Rumah tinggalnya dibeli seharga 1,9 juta dolar AS, terletak di Los Altos, kawasan barat San Jose dengan lima kamar tidur dan pemandangan ke arah Teluk San Fransisco. Meski demikian, ia tak lupa pada almamaternya. Bersama David Filo, ia menyumbang 2 juta dolar AS untuk almamaternya tersebut.
Siapa Pendiri Yahoo?

















