This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, April 11, 2010

Power Supply Penggerak Tenaga Yang Vital

Power Supply Penggerak Tenaga Yang Vital
Power Supply Penggerak Tenaga Yang Vital

Power Supply Penggerak Tenaga Yang Vital. Power Supply pada komputer adalah sumber energi yang menggerakkan komputer anda. Dengan power supply, hardware pada komputer diberikan "tenaga" untuk dapat bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Power Supply pada sebuah komputer bekerja sebagai pengubah arus (Adaptor) dari arus AC menjadi DC. Power supply bekerja pada 2 buah teganggan DC yaitu 5 Volt dan 12 Volt. Dalam sebuah power supply, tegangan 12 Volt biasanya ditandai dengan kabel berwarna kuning, sedangkan tegangan 5 Volt ditandai dengan kabel berwarna merah.

Kerusakan yang biasa terjadi pada sebuah power supply

Power supply dirancang untuk dapat dipergunakan dalam waktu yang panjang (kurang lebih 5 tahun). Tetapi dalam perjalanannya, banyak power supply yang mengalami kerusakan-kerusakan. Kerusakan pada sebuah power supply bukan hanya kondisi mati total, yang seperti kita tahu. Pada power supply yang terlihat hidup pun bisa saja sudah mengalami kerusakan yang berakibat komputer tidak bekerja maksimal. Beberapa kerusakan (error) pada power supply:

1. Matinya kipas atau kipas berputar pelan

Matinya kipas pada power supply, atau kipas yang berputar pelan mengakibatkan rangkaian elektronik pada power supply terutama IC mengalami panas yang berlebihan. Bila dibiarkan, maka panas ini akan mengakibatkan jebolnya IC. Dan bukan tidak mungkin mengakibatkan matinya power supply.

Matinya kipas dan rusaknya IC dalam power supply juga mengakibatkan tidak berkerjanya secara optimal hardware-hardware lain dalam komputer, seperti Harddisk, Motherboard. Kejadian seperti Blue Screen, komputer restart atau Hang bisa jadi disebabkan tidak bekerjanya kipas power supply.

2. Power supply yang tidak menghasilkan tegangan sebagaimana mestinya

Pada kondisi tertentu, tegangan yang dihasilkan oleh sebuah power supply tidak bekerja sebagaimana mestinya. Tegangan pada sebuah power supply adalah 5 Volt dan 12 Volt. Ada range yang dibolehkan untuk naik turunnya sebuah tegangan. Misal, tegangan 5 Volt bila bekerja pada tegangan 5,1 Volt atau 4,9 Volt biasanya masih diperbolehkan. Untuk melihat apakah power supply bekerja pada range tegangan yang diperlukan anda bisa melihatnya pada Hardware Monitor atau Hardware Management yang ada di BIOS.

Kelebihan atau kekurangan Voltase juga mengakibatkan tidak berfungsinya hardware pada komputer. Bahkan bisa menimbulkan kerusakan.

3. Soket power supply yang kendor

Kondisi ini biasanya terjadi akibat seringnya mencabut dan memasang power supply. Misalnya sering gonta-ganti harddisk. Bisa juga terjadi karena kualitas power supply yang rendah. Akibat kendornya soket power supply ke hardware, menyebabkan hardware tidak berfungsi. Misalnya kendornya soket power ke harddisk, maka harddisk tidak akan berfungsi.

Tips untuk memelihara Power Supply agar tetap awet

1. Pastikan anda membeli power supply yang sesuai dengan kebutuhan komputer anda. Beli power supply yang sudah terjamin kualitasnya.

2. Pastikan disaat anda memasang sebuah power supply pada komputer anda sudah dalam posisi yang benar. Lakukan pengencangan soket-soket power supply ke Motherboard, Harddisk, CDRom, dll. Bila anda melakukan pemasangan tidak benar maka akan berakibat fatal dan bisa jadi akan terjadi kebakaran atau konslet pada hardware anda.

3. Periksa tegangan power supply anda pada BIOS di Hardware Monitor atau Hardware Management. Apakah sudah memenuhi syarat range yang diperbolehkan. Bila tidak sesuai biasanya akan diberi tanda dengan tulisan berwarna merah.

4. Periksa kondisi kipas sewaktu-waktu minimal 3 bulan sekali. Atau pada saat anda mengalami masalah pada komputer anda seperti Hang, Restart dan Mati total. Bersihkan kipas bila perlu dan berikan pelumas (contact cleaner) pada as kipas.

5. Jangan meletakkan CPU anda terlalu dekat (mepet) dengan tembok. Sebab akan menyebabkan sirkulasi udara yang seharusnya berjalan dengan bekerjanya kipas akan terganggu. Power Supply Penggerak Tenaga Yang Vital

Sunday, April 4, 2010

Charging Ponsel Dengan Wi-Fi

Hemat listrik, Charging Ponsel Dengan Wi-Fi. Sebuah perusahaan mencoba membuat terobosan yang mampu memanfaatkan sinyal Wi-Fi untuk mengisi baterai di ponsel. Alat unik ini dihadirkan seiring semakin melonjaknya pemakaian listrik untuk mengisi energi di alat komunikasi tersebut.

AirPower, demikian nama alat unik tersebut, merupakan besutan perusahaan bernama RCA. Konsep yang ditawarkan RCA adalah memanfaatkan siyal Wi-Fi yang bersliweran di suatu tempat untuk kemudian diubah menjadi sumber energi.

Nah, energi-energi yang berhasil dikumpulkan tersebut kemudian bisa didistribusikan untuk membekali gadget pengguna. Mulai dari ponsel, MP3, dan gadget lainnya, yang penting ada colokan USB.

AirPower memang masih belum diperkenalkan secara resmi ke pasaran. Hanya saja, para insinyur dari RCA optimistis bahwa inovasi yang mereka gadang-gadang tersebut dapat dilakukan.

Sayangnya, masih belum ada informasi detail lebih lanjut tentang perangkat yang berbentuk bak modem internet ini. Misalnya berapa lama waktu yang dihabiskan untuk mengisi baterai ponsel sampai full.

Jika tak ada aral melintang, AirPower bakal dilepas ke pasaran di akhir tahun 2010. Harganya pun masih dirahasiakan.

Daftar Lengkap Perintah DOS / Command Prompt

Daftar Lengkap Perintah DOS / Command Prompt. DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi berbasis teks yang dikeluarkan microsoft sebelum windows. Sama seperti Terminal di Linux, DOS memiliki daftar perintah berbasis teks yang harus diketik di Console DOS atau lazim disebut Command Prompt. Mengetahui penggunaan perintah DOS adalah pengetahuan tersendiri yang perlu dipahami oleh administrator jaringan berbasis windows. Anda akan lebih mudah menguasai NetBios Hacking atau remote komputer berbasis console di windows dengan mengetahui perintah- perintah DOS.

Berikut daftar lengkap perintah DOS beserta fungsinya :

# ADDUSERS : Menambah/melihat daftar user melalui CSV file
# ARP : Address Resolution Protocol
# ASSOC : Mengganti ekstensi file asosiasi
# ASSOCIAT : Menjalankan file asosiasi satu langkah
# AT : Menjadwalkan perintah yang akan dijalankan lain waktu
# ATTRIB : Mengganti attribut file

# BOOTCFG : Mengedit pengaturan Windows boot
# BROWSTAT : Mengambil domain, browser dan PDC info

# CACLS : Mengganti permision file
# CALL : Memanggil salah satu program dari kelompok program
# CD : Pindah direktori/pindah folder
# CHANGE : Mengganti properties Terminal Server Session
# CHKDSK : Cek disk/harddisk dan memperbaiki permasalah harddisk
# CHKNTFS : Cek NTFS file system
# CHOICE : Menyetujui/memilih tombol input keyboard untuk memanggil file
# CIPHER : Enkripsi/dekripsi file atau folder
# CleanMgr : Menghapus otomatis temporary file termasuk recycle bin
# CLEARMEM : Menghapus/membersihkan memory
# CLIP : Mengcopy STDIN ke Windows clipboard.
# CLS : Membersihkan/menghilangkan layar
# CLUSTER : Clustering Windows
# CMD : Memulai/membuka command prompt
# COLOR : Mengganti warna layar command prompt
# COMP : Membandingkan isi dua file atau lebih
# COMPACT : Mengompress file atau folder pada partisi NTFS
# COMPRESS : Mengompress sebuah file pada partisis NTFS
# CON2PRT : Menghubungkan atau memutus koneksi printer
# CONVERT : Mengganti dari partisi FAT ke NTFS.
# COPY : Mencopy satu atau lebih files
# CSVDE : Import/Export Active Directory data

# DATE : Menampilkan tanggal
# Dcomcnfg : DCOM Configuration Utility
# DEFRAG : Mendefragmen harddisk
# DEL : Menghapus file
# DELPROF : Menghapus profil user NT
# DELTREE : Menghapus folder dan subfolder
# DevCon : Device Manager Command Line Utility
# DIR : Menampilkan daftar file dan folder
# DIRUSE : Menampilkan daftar disk yang terpakai
# DISKCOMP : Membandingkan isi dua buah floppy disk
# DISKCOPY : Mengcopy isi Floppy disk
# DNSSTAT : DNS Statistik
# DOSKEY : Mengedit baris perintah, memanggil ulang perintah, dan membuat macros
# DSADD : Menambah user dan grup komputer di active directory
# DSQUERY : Menampilkan daftar item di active directory
# DSMOD : Memodifikasi user dan grup komputer di active directory

# ECHO : Menampilkan pesan di layar
# ENDLOCAL : Menampilkan perubahan pada akhir kelompok file
# ERASE : Menghapus satu atau lebih file
# EXIT : Keluar dari commant prompt
# EXPAND : Menggelar file
# EXTRACT : Mengekstrak file

# FC : Membandingkan dua file
# FDISK : Menampilkan format disk dan partisi
# FIND : Mencari sebuah file
# FINDSTR : Mencari file berdasarkan potongan kata
# FOR : Menampilkan kondisi terakhir yang terjadi pada waktu terakhir
# FORFILES : Menampilkan proses kelompok file
# FORMAT : Memformat disk
# FREEDISK : Melihat kapasitas disk yang kosong
# FSUTIL : Utilitas file dan volume file
# FTP : File Transfer Protocol
# FTYPE : Menampilkan atau mengganti ekstensi file

# GLOBAL : Menampilkan user dari grup global
# GOTO : Mengakses langsung kelompok program melalui label program pada command line

# HELP : Bantuan
# HFNETCHK : Network Security Hotfix Checker

# IF : Salah satu perintah kondisi
# IFMEMBER : Kondisi salah satu user di NT Workgroup
# IPCONFIG : Konfigurasi IP (Internet Protocol)

# KILL : Mematikan/menghapus program yang sedang berjalan di memory

# LABEL : Mengganti label disk
# LOCAL : Menampilkan anggota sebuah grup
# LOGEVENT : Menulis file di NT event viewer.
# LOGOFF : Logoff
# LOGTIME : Menampilkan Log tanggal dan waktu pada sebuah file

# MAPISEND : Mengirim e-mail dengan baris perintah
# MEM : Menampilkan memori yang terpakai
# MD : Membuat sebuah folder
# MODE : Mengkonfigurasi system device
# MORE : Menampilakn output/hasil berikutnya dilayar
# MOUNTVOL : Manajemen volume mount point
# MOVE : Memindahkan file
# MOVEUSER : Memindahkan user
# MSG : Mengirim pesan
# MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
# MSINFO : Windows NT diagnosik
# MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
# MUNGE : Mencari dan mereplika teks dalam sebuah file
# MV : Mencopy file yang sedang aktif

# NET : Manajemen jaringan yang digunakan
# NETDOM : Domain Manager
# NETSH : Mengkonfigurasi network protocols
# NETSVC : Daftar perintah Service Controller
# NBTSTAT : Menampilkan statistik jaringan (NetBIOS TCP/IP)
# NETSTAT : Menampilkan statistik jaringan (TCP/IP)
# NOW : Menampilkan tanggal dan waktu sekarang
# NSLOOKUP : Name server lookup
# NTBACKUP : Membackup file
# NTRIGHTS : Mengedit user
# PATH : Menampilkan alamat (path) sebuah program
# PATHPING : Menelusuri jejak koneksi yang terganggu dan kehilangan paket
# PAUSE : Mengentikan proses sejenak pada program atau perintah yang sedang berjalan
# PERMS : Menampilkan user permition
# PERFMON : Memonitor permorma
# PING : Mengetes koneksi jaringan
# POPD : Restore ke harga awal pada direktori asli berdasarkan PUSHD
# PORTQRY : Menampilkan status port dan services
# PRINT : Mencetak teks
# PRNCNFG : Menampilkan, mengkonfigurasi atau mengganti nama printer
# PRNMNGR : Menambah, menghapus atau mendefault printer
# PROMPT : Mengganti perintah
# PsExec : Mengeksekusi proses secara remote
# PsFile : Menampilkan file yang terbuka secara remote
# PsGetSid : Menampilkan SID komputer pengguna
# PsInfo : Menampilkan informasi sistem komputer
# PsKill : Mematikan proses berdasarkan nama atau ID proses
# PsList : Menampilkan detail proses yang sedang berjalan
# PsLoggedOn : Melihat siapa yang sedang Logon baik local maupun sharing
# PsLogList : Menampilkan rekaman LOG
# PsPasswd : Mengganti password account
# PsService : Menampilkan dan mengontrol services
# PsShutdown : Shutdown atau merestart komputer
# PsSuspend : Suspend
# PUSHD : Menyimpan kemudian mengganti pada direktori asli
# QGREP : Mencari file berdasarkan pola

# RASDIAL : Manajemen RAS connections
# RASPHONE : Manajemen RAS connections
# RECOVER : Merecover file yang rusak dari disk
# REG : Membaca, mengeset atau menghapus registry key atau value
# REGEDIT : Mengimpor/eksport pengaturan registry
# REGSVR32 : Register atau unregister DLL file
# REGINI : Mengganti Registry Permissions
# REM : Merekam komentar pada kelompok file
# REN : Mengganti nama file
# REPLACE : Menindih (replace) atau mengupdate file dengan file lainya
# RD : Menghapus folder
# RDISK : Membuat Recovery Disk
# RMTSHARE : Sharing folder atau printer
# ROBOCOPY : Menyalin file atau folder secara keseluruhan (asli)
# ROUTE : Manipulasi network routing tabel
# RUNAS : Menjalankan program pada user account berbeda
# RUNDLL32 : Menjalankan perintah DLL32

# SC : Service Control
# SCHTASKS : Membuat atau mengedit schedule task
# SCLIST : Menampilkan service NT yang sedang berjalan
# ScriptIt : Mengontrol aplikasi GUI
# SET : Menampilkan, mengeset atau menghapus variabel tertentu
# SETLOCAL : Mengubah local konfigurasi sementara pada kelompok file
# SETX : Mengatur konfigurasi variabel secara permanen
# SHARE : Menampilkan atau mengedit data/printer sharing
# SHIFT : Menyisipkan parameter pada kelompok file
# SHORTCUT : Membuat shortcut file
# SHOWGRPS : Menampilkan NT Workgroups user yang tergabung
# SHOWMBRS : Menampilkan keanggotaan user pada sebuah workgroup
# SHUTDOWN : Mematikan komputer
# SLEEP : Mematikan sementara (x second)
# SOON : Menjadwalkan perintah agar berjalan pada waktu yang akan datang
# SORT : Sort input
# START : Menjalankan program tertentu pada jendela terpisah
# SU : Switch User
# SUBINACL : Edit file, folder Permissions, Ownership dan Domain
# SUBST : Mengurutkan lokasi berdasarkan drive letter
# SYSTEMINFO : Menampilkan daftar konfigurasi sistem

# TASKLIST : Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
# TIME : Menampilkan atau mengkonfigurasi tanggal/waktu
# TIMEOUT : Penundaan proses
# TITLE : Mengatur judul jendela CMD.EXE pada waktu berjalan
# TOUCH : Mengganti stempel waktu (timestamps) file
# TRACERT : Menelusuri route jaringan pada remote host
# TREE : Menampilkan folder terstruktur pada mode grafis
# TYPE : Menampilkan isi sebuah file

# USRSTAT : Menampilkan daftar nama domain dan sesi login terakhir

# VER : Menampilkan informasi versi
# VERIFY : Memverifikasi file yang telah disimpan
# VOL : Menampilkan label disk

# WHERE : Menentukan dan menampilkan lokasi file pada stuktur direktori
# WHOAMI : Menampilkan UserName dan domain sebenarnya
# WINDIFF : Membandingkan isi dua buah file dan konfigurasinya
# WINMSD : Diagnosa sistem windows
# WINMSDP : Diagnosa sistem windows lainya
# WMIC : Perintah WMI

# XCACLS : Mengganti file permission
# XCOPY : mengcopy files dan folder

Lindungi Flashdisk Dan Komputer Dengan Panda USB Vaccine

Panda USB Vaccine1. Computer Vaccination – aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.

2. USB Drive Vaccination – Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam flashdisk, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.

Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT & FAT32.
Kalo kamu tertarik,silahkan Download Panda Usb Vaccine.

Sunday, March 28, 2010

Percepat Koneksi Internet Dengan Internet Cell Boost Lite

Internet Cell Boost Lite  membantu kita memaksimalkan / meningkatkan kecepatan koneksi Internet dengan langkah yang mudah dan sangat sederhana. Program ini menggunakan beberapa teknik unik untuk meningkatkan kecepatan koneksi Internet sampai pada batas maksimalnya.

Program ini bekerja dengan mengoptimalkan beberapa tweak tersembunyi seperti Optimasi TCP RFC1323, Secure TCP / IP dan Maximum Transfer Unit dalam Sistem Operasi kita.Internet Boost Cell Lite bekerja di 31 koneksi berbeda  termasuk DSL atau Cable Modem, GPRS, UMTS, HSDPA, WiMax, dan Dial-Up Modem. Untuk menggunakannya, cukup pilih tipe koneksi kita dan klik Apply My Custom Optimizations.

Internet Cell Boost Lite

Gampang banget kan cara menggunakan software ini. Kalo tertarik, download Internet Cell Boost Lite di sini.

Proteksi Flash disk Menggunakan Flash Disk Lock V.1.40

Buat kamu2 yang sering pake flashdisk,sering colok2 flasdisk di komputer umum,and akhirnya dapet souvenir berbagai virus,ini dia solusinya. Flash Disk Lock,software yang bisa memproteksi flashdisk kamu2 dari kunjungan virus.
Flash Disk Lock tu aplikasi buat nyembunyiin data yg ada  di dalam flashdisk sekaligus mengunci akses ke dalam flashdisk.Buat mengakses isi flashdisk yang udah di instal Flash Disk Lock diperlukan password. And jangan lupa buat kunci flashdisk sebelum dicabut.  
Flash Disk Lock ini juga bisa menghindari virus yang memanfaatkan fungsi autorun.Selain itu juga disediakan fungsi Scan buat File Asing atau Virus yang bersembunyi di dalem Root Direktori fashdisk. Extensi file yang dideteksi adalah EXE, VBS, SCR, INF, INI, HTT, BAT, COM, PIF.
System Operasi yang diperlukan Windows 2000 atau windows XP . System Flash Disk Lock perlu +/- 500 Kb  Free Space di flash disk. Flash Disk Lock ini cuma buat USB flashdisk & ngga kompatibel buat USB MP3 Player.
silahkan Download Flash Disk Lock V.1.40

Saturday, March 27, 2010

mengatasi masalah pada RAM

Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya ?
Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
 

1. "Kerusakan" fisik". Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing computer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.

2. ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang- kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.

3. Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb – 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.

4. Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang "mencurigakan" atau yang kira-kira digunakan untuk me- load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.

5. Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start - Run - ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.

6. Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.

7. Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa computer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.

8. Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing "Ramdrive.sys." If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains "ramdrive.sys." To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut